Akankah Study Tour Seakan Menjadi Kewajiban Bagi Setiap Siswa

0
893
Penulis : Drs.Nuratim Wakil Pemimpin Redsksi Indonesia Pos

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Cluring Kabupaten Banyuwangi – Jawa Timur benar-benar mengambil langkah tepat, setelah terjadinya hiruk pikuk yang mejadi pergunjingan di dunia pendidikan saat ini adalah masalah study tour yang dilakukan oleh pihak sekolah baik setingkat pertama (SLTP ), SPM maupun MTs.

Study tour seakan menjadi kewajiban bagi setiap siswa, khususnya siswa kelas  9, dalam hal ini pihak sekolah tidak pernah memandang status tingkat sosial ekonomi orang tua siswa .

Mahalnya study tour seringkali dikeluhkan oleh para orang tua siswa, selain masalah biaya yang menjadi kendala pokok padalah keselamatan jiwa siswa juga harus mendapat perhatian karena tidak jarang pihak sekolah jika terjadi sesuatu mereka lepas tangan seperti terjadinya suatu kecelakaan selama perjalanan.

Yang menjadi pertanyaan adalah seberapa pengaruh terhadap proses belajar mengajar. jikalau dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan serta keselamatan jiwa siswa.

Mungkin hal inilah yang menginpirasi atau yang menjadikan pertimbangan Kepala Sekolah SMP Negeri Cluring, Sudarman SPd ,MSi tidak melaksanakan study tour sebagai sebuah kewajiban rutinitas tahunan.

Langkah yang diambil oleh pihak SMP Negeri Cluring sangat mendapat respon positif dan dukungan wali murid.

Kebijakan dan keputusan yang dilakukan pemangku kebijakan di SMP Negeri Cluring merupakan suatu tindakan yang sangat cerdas, tegas, profesional.

Semoga apa yang dilakukan oleh SMP Negeri Cluring bisa menjadi referensi dan panutan oleh sekolah – sekolah lainnya, bukan saja di tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) maupun Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here