Akhiri Rangkaian Bersih Desa, Warga Pepelegi Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk

0
1088
Kepala Desa Pepelegi Iswahyudi, SE menyerahkan tokoh pewayangan, bolodewo kepada Ki Dalang Kuntho Cahyadi pertanda pagelaran wayang kulit di mulai.

Sidoarjo, IP.News – Masyarakat Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, menggelar pentas wayang kulit semalam suntuk. Pentas tersebut diadakan sebagai penutup rangkaian bersih desa tahun 2018, Sabtu (13/10/2018) malam.

Digelar di Pendopo Balai desa setempat, pentas wayang kulit menghadirkan Ki Dalang Kuntho Cahyadi dari Solo, Jawa Tengah dengan lakon Banjaran Kokrosono, Acara semakin meriah dengan kehadiran bintang tamu sinden Kesy dari Tulungagung dan sinden dari Hunggaria.

Pagelaran wayang kulit ini diawali penyerahan tokoh pewayangan puntodewo dari Kepala Desa Pepelegi Iswahyudi, SE kepada Ki Dalang Kuntho Cahyadi. Penonton acara ini membeludak. Ribuan warga memadati tempat digelarnya pertunjukan.

Kepala Desa Pepelegi Iswahyudi, SE menjelaskan, acara malam ini merupakan puncak bersih desa, setelah sebelumnya berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan. Seperti berbagai lomba olaraga antar RW diantaranya bola voly, tenis meja, bulu tangkis, jalan sehat & kreasi PKK dan tilawatil qur’an serta istighotsah dan pengajian umum dengan penceramah KH. Sholikin Yusuf dari Surabaya yang di gelar kemarin malam, Jum’at (12/10/2018).

“Selain wujud syukur, bersih desa diharapkan menjadi salah satu upaya untuk melestarikan budaya Jawa dan menguatkan keanekaragaman, bersifat nasionalisme serta menguatkan nilai-nilai gotong-royong,” ucap Iswahyudi.

Dia menegaskan, pagelaran wayang kulit ini merupakan bagian untuk ikut serta berpartisipasi dalam melestariakan budaya bangsa, sekaligus sebagai wujud kecintaan terhadap keberadaan suku, adat, seni, dan budaya yang ada di daerah, khususnya suku Jawa.

“ Kami berharap keharmonisan kerukunan dan kebersamaan masyarakat terjalin dengan erat dan penuh rasa persaudaraan dapat terus terpelihara. Kerukunan dan kebersamaan ini modal penting bagi kita untuk membangun Desa Pepelegi,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Bersih Desa Pepelegi 2018, Anas Dhofir mengatakan pagelaran wayang diselenggarakan juga untuk mengedukasi sekaligus memperkenalkan kesenian wayang kepada generasi muda Desa Pepelegi. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Desa Pepelegi untuk terus melestarikan kebudayaan Indonesia yang indah ini.

“ Lewat acara ini kami berupaya untuk membangkitkan kembali kepedulian masyarakat, khususnya para generasi muda untuk kembali menikmati wayang,” Kata Anas.

Dalam acara ini juga di gelar bazar dan festival ratusan tumpung partisipasi para petani dan ibu – ibu PKK Desa Pepelegi.

Terlihat hadir dalam acara tersebut, dari Unsur Muspika atau yang mewakili, Kepala Desa Se-Kecamatan Waru, Ketua LPMD bersama anggota, Ketua BPD bersama anggota, seluruh perangkat Desa, seluruh Ketua RT dan Ketua RW yang ada di wilayah Desa Pepelegi beserta seluruh warga masyarakat dan para tamu undangan. (Cak Bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here