Bendahara Desa Wringinagung tidak Akui adanya sisa belanja Mencapai Puluhan Juta

0
324
Ahmad Zaeni Bendahara Desa Wringinagung.

Banyuwangi, IP.News – Pelaksanaan kegiatan proyek Dana Desa yang ada di Desa Wringinagung Kecamatan Gambiran Kabupaten Banyuwangi tahun anggaran 2018 sudah rampung pengerjaannya. Namun dibalik itu semua ternyata masih menyisakan hal yang kurang sedap dimasyarakat sehingga menjadi sorotan publik.

Menurut Hadi Wintoro, masalah sisa belanja yang ada dibendahara desa pernah disampaikan kepada rekan rekan BPD, Kepala Desa dan semua anggota TPK sehingga sisa belanja itu betul adanya.

Wintoro menambahkan sebagai ketua TPK saat itu , dirinya mengetahui regulasi pembelanjaan yang dilakukan oleh bendahara desa, karena setiap pengiriman barang dari suplayer selalu dicek langsung oleh ceker. “ Namun jika Zaeni sebagai bendara desa tidak mengakui adanya sisa belanja Rp 72.000.000. Ya silakan saja itu hak nya dia “. ungkap Wintoro.

Sementara mantan Kepala Desa Wringinagung Sunariyanto , sampai berita di diterbitkan belum dapat dikonfirmasi. Sedangkan Bendahara Desa Wringinagung Akhamad Zaeni saat dikonfirmasi di Balai Desa, mengungkapkan sisa belanja , pencairan Dana Desa dan Anggaran Dana Desa tahun 2018 tidak ada , karena pelaporannya sudah selesai semua, yang ada bukan sisa belanja tetapi silp yang jumlahnya seratus dua puluh tujuh juta rupiah.

Dalam menyikapi permasalahan tersebut, Ketua DPC LSM KOBRA Kabupaten Banyuwangi, Djoni Daud WD , ikut angkat bicara menanggapi terkait dugaan penyalah gunaan uang Negara yang merugikan masyarakat.

Saat ditemui disekretariatnya, Djoni mengungkapkan akan segera membentuk tim yang diterjun untuk klarifikasi , investigasi dan konfirmasi dan bekerjasama dengan pihak terkait untuk mengusut tuntas kasus yang merugikan uang Negara. (Nur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here