Bupati Ingatkan Agar Para CPNS Tidak Mudah Percaya Pada Calo

0
683
Para peserta koordinasi 3 pilar yang diselenggarakan di wisata de djawatan Benculuk – Banyuwangi Jawa Timur.

Banyuwangi, IP.News – Dalam acara rapat koordinasi sinergitas 3 pilar yang dilaksanakan ditempat wisata de djawatan Kecamatan Benculuk  Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur.

Bupati Banyuwangi H. Abdulah Azwas Anas MSi dihadapan peserta rapat menyampaikan pemerintah pada tahun 2019 membuka pendaftaran calon pegawai negeri sipil (PNS) yang akan diumumkan besuk (selasa 22 oktober 2019), Acara koordinasi sinergitas ini di hadiri sekitar 900 peserta.

Oleh karena meminta kepada seluruh yang hadir untuk menyampaikan kepada seluruh masyarakat , agar masyarakat mengetahui , dan dimohon masyarakat jangan mudah percaya kepada para calo yang mengatakan dapat memasukkan menjadi pegawai negeri.

Mulai dari wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Wiyatmoko SSos.Kajari Banyuwangi , Dandim yang diwakili oleh Kasdim 0825 , Waka polres , Waka Danlanal , Sekda Ir Mujiono , para asisrten , staf ahli dan juga seluruh jajaran SKPD. Serta anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi.

Selain itu hadir juga jajaran Kodim 0825 beserta anggota Polres, para Kepala Desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat se Kabupaten Banyuwangi. Serta ADM Banyuwangi Selatan .Nur Budi Susatyo S.Hut MM. beserta seluruh anggotanya.

Terkait penerimaan atau rekrutmen CPNS Bupati Anas menyampaikan 5 hal yaitu Yang pertama terkait masalah pendidikan , Bupati berharap jangan sampai ada anak yang drop out gara gara tidak punya biaya sekolah, Masalah kedua masalah kesehatan , menekankan kepada para camat dan KepalaDinas kesehatan untuk proaktif dalam penanganan kesehatan , khususnya bagi ibu hamil yang tidak mampu untuk diberikan tambahan gizi, agar yang lahir tumbuh sehat , tegas Bupati Anas.
Lebih lanjut Bupati Banyuwangi ini menegaskan agar para Camat mendata kembali progam ranting kasih jangan sampai ada orang miskin tidak mendapatkan rantang kasih “ hal itu jangan sampai jadi masalah apalagi sampai terekpos di media sosial “. ungkapnya.

Selanjutnya Terkait masalah ekonomi Bupati Anas menegaskan tingkat kelulusan dengan tingkat kelahiran tidak sebanding sehingga perlu dicarikan terobosan baru antara lain kerja sama dengan para investor sehingga mereka mau berinvestasi di Banyuwangi. “ Dengan demikian akan membuka lapangan kerja baru yang ini semua akan mengurangi angka pengangguran “. Tegas Bupati Anas.

Tentang Pelayanan umum Bupati Banyuwangi menyoroti masalah KTP yang sampai saat ini sangat dikeluhkan oleh masyarakat dan yang terakhir Terkait masalah keamanan dan kebersihan. “ blangko dari pemetintah pusat yang di berikan kepada Kabuaten Banyuwangi setiap bulannya hanya 500 KTP , sedangka pengajuan tiap bulannya sekitar 6000 KTP “. Katanya.

Dalam kesempatan itu Bupati Anas juga menyampaikan dihadapan ratusan peserta Rakor bahwa Kabupaten Banyuwangi satu satu Kabupaten dengan katagori terbersih sehingga para wisatan betah berlama lama berada di Banyuwangi.” Kita menghimbau agar semua elemen masyarakat ikut memerangi sampah utamanya sampah plastik, agar Banyuwangi terbebas dari sampah plastik “. Himbau Bupati Banyuwangi. (Nur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here