Dengan Ekspor, Dampak Ekonomi Di Sidoarjo Akan Semakin Baik

0
68
Bupati Sidoarjo Saat Lakukan Pelepasan Ekspor

Sidoarjo, IP. News – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendukung penuh perkembangan dan kemajuan Industri kecil, menengah hingga besar. Pasalnya, untuk meningkatkan pertumbuhan ekspor dengan mempermudah segala layanan perizinan.

Di sampaikan Bupati Sidoarjo H. Saiful ilah SH.,M.Hum, bahwa nilai ekspor ini mencapai 1,1 miliar dengan volume 3 ton.

Disaat menghadiri pelepasan ekspor perdana karkas ayam alias frozen meat bermerk dagang Best Chicken, yang perdana ke Republik Demokratik Timor Leste oleh PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk (Japfa) melalui anak perusahaannya PT. Ciomas Adisatwa, Senin (23/9/2019).

Tommy Kuncoro, Head Dvision PT. Ciomas Adisatwa menyampaikan, pelepasan ekspor ini merupakan bentuk perluasan pasar PT. Japfa ke pasar internasional, sesuai dengan komitmen PT. Japfa untuk mendukung pemerintah dalam upaya mendongkrak devisa negara melalui akselerasi volume komoditi ekspor.

“Ekspor akan dilakukan secara bertahap. Tahap kedua, tepatnya pada pertengahan Oktober 2019, Ciomas Adisatwa akan melepaskan ekspor produk olahan, yakni ayam tanpa tulang (boneless chicken) dengan merk Best Chicken, nugget dengan merk So Good, bakso ayam, dan sosis yang merupakan produk unggulan Ciomas dengan merk Tora Duo. Nilai ekspor tahap kedua tersebut sebesar Rp 1,3 miliar dengan volume 30 ton”, terang Tommy.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum, secara antusias menyambut baik dan berharap Semakin banyak perusahaan di Sidoarjo yang produknya di ekspor, maka akan sangat berdampak bagi pertumbuhan ekonomi di kota udang tersebut. Tentunya berdampak pada penyerapan jumlah tenaga kerja bagi masyarakat Sidoarjo.

“Hal ini secara tidak langsung ikut meningkatkan taraf hidup masyarakat daerah di sekitarnya”, ungkap Saiful ilah.

“Kita patut bangga dengan PT. Ciomas Adisatwa (Japfa Group), produk daging segar dan olahan telah di ekspor ke Timor Leste”, tambahnya.

Selain itu, pelepasan 30 ton karkas ayam alias frozen tersebut dihadiri oleh Badan Besar Pertanian Karantina Surabaya, Dinas Pertanian Propinsi Jawa Timur serta Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo. (az)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here