Hadapi Covid-19,Banyuwangi Tambah Bed dan Usul Rumah Sakit Rujukan

0
50
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani

Banyuwangi, IP.News – Satgas Covid-19 Kabupaten Banyuwangi terus mengambil langkah antisipatif terkait meningkatnya Covid-19,mulai dari menambah kapasitas Bed Perawatan di Rumah Sakit hingga mengusulkan tambahan jumlah Rumah Sakit Rujukan Covid-19 ,selain itu tempat isolasi terus diperkuat untuk mengurangi beban Rumah Sakit.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan,Rumah Sakit Rujukan di Banyuwangi telah menambah Bed seperti RSUD Blambangan yang menambah 34 Bed dan RSUD Genteng 24 Bed, penambahan Bed tersebut diiringi dengan tambahan Rekrutmen Relawan Tenaga Kesehatan, ujar Ipuk usai meninjau Gudang Penyedia Tabung Oksigen, PT Samator di Banyuwangi, Jum’at, 9/7/2021.

Selain menambah Bed, Pemkab Banyuwangi juga mengusulkan tambahan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 ke Pemprov Jawa Timur.

“Saya hari ini menanda tangani usulan pengajuan tambahan Rumah Sakit Rujukan Baru kepada Pemprov Jawa Timur. Semoga ini bisa ikut membagi beban 6 RS Rujukan yang selama ini ada, yang BOR-nya semakin meningkat”,ujar Ipuk.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr. Wiji Lestariono menambahkan tujuh Rumah Sakit yang diajukan tersebut adalah RS Yasmin, RS PKU Muhammadiyah Rogojampi,RS NU Banyuwangi, RSIA Rahayu Medika, RSIA Abdhi Famili, RS Bakti Mulia MMC dan RS Al Rohmah.

Ipuk kembali menegaskan bahwa kunci dari penanganan Covid-19 adalah kedisiplinan protokol kesehatan yang ditunjang dengan 3T (tes, tracing,treatment) yang baik.

“Pakai masker,jauhi kerumunan, sekali lagi, masker adalah kunci, tolong disiplin terus dijaga dan ditingkatkan, disisi lain Pemkab Banyuwangi terus meningkatkan tes dan tracing kita juga siapkan treatment di Rumah Sakit dan tempat Isolasi”,pungkasnya. (irawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here