Ini Kakak Beradik Korban Pembunuhan di Wedoro

0
167
Dira Vani (20, salah satu korban pembunuhan kakak beradik di Sidoarjo yang masih kuliah semester awal. (istimewa)

SIDOARJO, IP.News – Dua perempuan kakak beradik korban pembunuhan di Sidoarjo masih berstatus pelajar. Sang kakak Dira Vani (20) masih duduk dibangku kuliah semester awal. Sedangkan sang adik, Dea Clara masih kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Menurut keterangan warga, kedua kakak beradik tersebut sering berada di rumah sendirian. Apalagi sejak pandemi. Sebab, kedua orang tua mereka bekerja membuka warung kopi yang berjarak cukup jauh dari tempat tinggalnya.

Kondisi tersebut yang diduga sengaja dimanfaatkan pelaku untuk beraksi. Pelaku memanfaatkan rumah yang sepi tanpa keberadaan orang tua mereka.

“Mereka jarang keluar. Pendiam. Biasanya yang besar, yang kuliah karang keluar,” kata salah seorang warga, Yusuf, Selasa (7/9/2021).

Karena itu, dia tidak sempat curiga saat rumah di Gang Melati, Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Sidoarjo itu dalam kondisi sepi dan pintu pagar terbuka.

“Saya tahunya malam, lampunya gelap, tapi pagar terbuka. Tapi gak menyangka apa-apa. Cuma anak saya tahu ada laki-laki lagi buka mobil,” tuturnya.

Laki-laki itulah yang diduga menghabisi kakak beradik tersebut. Namun, Yusuf tidak mengetahui identitas maupun hubungan pelaku dengan kedua korban.

Sementara itu, kedua orang tua korban Isman dan Rianti masih syok atas pembunuhan sadis yang menimpa anaknya. Keduanya menangis histeris, tak menyangka kedua anaknya mengalami nasib tragis, dibunuh lalu dimasukkan ke dalam sumur.

“Anakku-anakku,” kata Rianti sambil ditenangkan warga.

Diketahui dua perempuan kakak beradik di Sidoarjo tewas dibunuh. Tak hanya itu, kedua jasad kedua korban juga dibuang pelaku ke dalam sumur.

Belum diketahui pelaku pembunuhann sadis tersebut. Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan olah tempat kejadian perkara. (*)

Sumber : iNews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here