KPU Sidoarjo Merasa Lega, Sebab Mulai Ada Titik Terang Terhadap Biaya Pilkada

0
533
Bupati Sidoarjo Bersama KPU Sidoarjo Saat Berada Di Pendopo Delta Wibawa

Sidoarjo, IP.News – Jelang persiapan pesta demokrasi tahun 2020 terus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo, seperti halnya adanya biaya anggaran yang mulai ada titik terang.

“Insyaallah di Sidoarjo tepat tanggal 1 Oktober sudah NPHD,” kata ketua KPU Sidoarjo,” M Iskak, usai sosialisasi laporan pemilu, di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (19/9/2019).

“Pada pemilihan daerah (Pilkada) di Sidoarjo, KPU mengajukan biaya anggaran senilai Rp 63 miliar.
Meskipun dalam perjalanan pengajuan anggaran ada perubahan, tapi tidak signifikan”, ujarnya.

“Paling tidak angka-angka yang kita ajukan sudah ada titik terang”, cetusnya.

Lebih lanjut dijelaskan, dalam pengajuan biaya angggaran pemilu itu meskipun ada pemangkasan anggaran, ia berharap tidak terlalu besar.

“Kita berharap jadi Rp 61 berapa atau Rp 62. Kita sudah koordinasi, insyaallah diangka 60 lebih dan itu sangat rasional,” tuturnya.

Dalam waktu yang sama, untuk rancangan anggaran biaya Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sidoarjo pada pilkada mendatang mengajukan anggaran sebesar Rp 21 miliar dengan kebutuhan kepegawsan pemilu.

“Sekitar kurang lebih sekitar Rp 21 miliar keatas,” kata Agung Nugraha, Komisioner Bawaslu Sidoarjo.

Dijelaskan Agung, pada pilkada mendatang, Bawaslu melakukan pola pengawasan, yang akan digencarkan adalah tentang sosialisasi pendidikan partisipasi politik pada masyarakat. Terutama pengawasan bersama, utamanya pencegahan politik uang.

“Terkait pilkada mendatang lebih pada sosialisasi dan mengajak masyarakat dalam pengawasan dan pencegahan pelanggaran,” pungkasnya. (az)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here