Menggiurkan, usaha jambu madu ini hasilkan Rp 50 juta dalam 4 bulan

0
695
Gambar ilustrasi

IP.News – Buah jambu mungkin sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Buah yang dikenal sebagai obat demam berdarah ini sangat digemari mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Berbeda dengan buah jambu pada umumnya, di Pontianak terdapat jenis buah jambu madu. Jenis tersebut berbeda dari jambu air pada umumnya, dari ukuran lebih besar dan berat.

Petani jambu madu, Michael mengatakan, dirinya tidak menyangka jambu madu miliknya akan digemari oleh masyarakat.

“Saat ini jambu madu yang saya tanam sudah berbuah. Peminatnya sangat ramai bahkan buahnya sudah dipesan orang ketika masih berukuran kecil, walaupun transaksinya tetap saat buah sudah di panen,” ujarnya seperti dikutip dari Antara Pontianak, Senin (10/7).

Saat ini, di area seluas setengah hektare yang berada di Jalan A Yani II, Kubu Raya tertanam 200 induk produktif. Sejak empat bulan silam di mana dimulainya panen jambu madu, telah terkumpul pendapatan bersih sekitar Rp 50 juta.

“Saya tidak menyangka sampai orang bisa suka dan seperti tadi belum masak sudah dipesan. Mungkin buahnya dan rasanya berbeda dengan buah di pasaran,” tambahnya.

Dia menjelaskan, dalam satu pohon dapat menghasilkan 8-10 kilogram buah. Michael mengelompokkan buah jambunya sesuai ukuran, untuk grade A (Sortiran ukuran besar) Rp. 45.000 per kg dan Rp. 35.000 per kg untuk grade B. Adapun grade C seharga Rp. 25.000 per kg. Sementara untuk buah berukuran kecil dan cacat tidak dijualnya.

“Saya juga menjual tanah olahan, pupuk dan ratusan bibit jambu. Harga bibit jambu madu Rp 50.000 per pohon dengan ketinggian kurang dari 60 cm. Sedangkan bibit semi induk senilai Rp 200.000 per pohon,” paparnya.

Meskipun usaha jambu madu miliknya sangat menjanjikan, Michael mengaku belum mampu untuk memenuhi ke toko-toko besar.

“Saya hanya menjual buah kepada pelanggan rumahan saja pasalnya produksi kebunnya tidak mampu untuk masuk ke toko buah maupun supermarket. Ini saja permintaan tidak pernah kosong.” ujarnya.

Sumber : merdeka.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here