Ngaku Anggota BIN, Ricky Ditangkap Intel Kodim

0
1368
Andi Rahmad Hermanto alias  Ricky
Andi Rahmad Hermanto alias Ricky

Lumajang, IPNews.Com – Aksi petentang-petenteng Andi Rahmad Hermanto (35), warga jalan Ghozali Kelurahan Rogotrunan Lumajang yag mengaku sebagai anggota Badan Intelejen Negara (BIN) akhirnya harus berakhir didalam penjara, setelah dirinya ditangkap anggota Intel Kodim 0821 Lumajang.

Awalnya, pelaku yang biasa dipanggil Ricky berkenalan dengan korban yang bernama Farik warga Kelurahan Tompokersan. Saat itu Farik bermasuk untuk men cari bantuan orang yang bisa memindahkan kerabatnya yang saat ini dinas di Polda Kendari pindah ke Polda Jatim.

Saat itu pelaku menyanggupi dengan alasan dia punya kenalan pejabat perwira tinggi di Mabes Polri, namun pelaku meminta sejumlah uang untuk diberikan kepada pejabat tersebut, uang yang diminta sebesar Rp 17 juta.

Setelah terjadi kesepakatan, maka keduanya melakukan pertemuan disekitar kantor Samsat Lumajang, Selasa (3/11) lalu, sekitar pukul 21.00 Wib. Saat itu Farik hanya membawa uang Rp 200 ribu sebagai uang jasa kepada pelaku, sedangkan yang Rp 17 juta akan diberikan dua hari lagi.

Anggota Intel Kodim 0821 Lumajang mendapat informasi jika ada orang yang mengaku anggota BIN segera meluncur ke lokasi transaksi. Setelah menerima uang, pelaku langsung ditangkap dan dibawa ke Makodim 0821 Lumajang.

Sumber di Kodim 0821 Lumajang yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan pihaknya langsung melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa pistol mainan, beberapa kartu identitas serta sejumlah jimat. “Setelah kami periksa dan dilakukan pengumpulan data langsung kami bawa ke Mapolres Lumajang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap sumber tersebut.

Kasubbag Humas Polres Lumajang, Ipda Gatot Budi Hartono ketika dikonfirmasi media ini membenarkan tentang terjadinya penangkapan orang yang mengaku anggota BIN. “Tadi malam dari rekan samping yaitu rekan Kodim telah melakukan penangkapan dan diserahkan ke Polres untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya. (idin)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here