Panorama Pantai Kili-Kili Jadi Ikon Kabupaten Banyuwangi

0
1103

Banyuwangi, IP.News – Hutan mangrove di Teluk Pang Pang Pantai Kili-Kili yang terletak di Dusun Tegal Pare Desa Ringin Putih Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi menyedot perhatian wisatawan domestik maupun wisatawan manca negara.

Pasalnya wilayah ini merupakan kawasan alam pesisir pantai dengan pemandangan yang begitu indah dan mempesona.

Kawasan ini selain menjadi kawasan alam konservasi juga menjadi kawasan destinasi wisata edukatif , karena dikawasan ini tertanam puluhan hektar hutan mangrove.

Menurut beberapa sumber yang dikonfirmasi menuturkan, penanaman mangrove dilasanakan sejak tahun 1999 , hal itu seperti yang disampaikan oleh ketua kelompok masyarakat pesisir Zaenudin Mat Jatil.

Saat ditemui di kediamannya Zaenudin menyampaikan jika penanaman hutan mangrove diwilayahnya atas kerja yang baik antara instansi terkait, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, Perhutani, PKT serta kelompok masyarakat Sido Rukun Dusun Tegal Pare.

Lebih lanjut Zaenudin mengungkapkan dirinya bersama masyarakat mendirikan kelompok dengan maksud dan tujuan ikut serta dalam melestarikan lingkungan hidup khususnya diwilayah pesisir pantai.

Menurut Zaenudin pokmas yang mereka didirikan bergerak di bidang Budidaya, pelertarian mangrove dan penangkapan.

Penanaman mangrove menurut Zaenudin ada 3 asas manfaat diantaranya secara fisik mangrove dapat menghalau ombak atau memecah ombak, secara biologis tempat budidaya biota laut. secara kimiaawi hutan mangrove sebagai filter, sehingga air yang tercemar /terkontaminasi limbah dari distril oleh mangrove.

Kabid Budidaya Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Banyuwangi Suryono mengungkapkan penanaman mangrove oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Banyuwangi dilakukan sejak tahun 1999, yaitu kewat progam Co Fish Projeck P3BL.

“ jika pada tahun 1999 dikawasan pantai kili kili hanya tertaman 300 pohon sekarang sudah mencapai tatusan ribu pohon, dan bahkan untuk kawasan pesisir di Kabupaten Banyuwangi kurang lebih ada sekitar 200 hektar hutan mangrove “. Ungkap Suryono.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Banyuwangi Ir Hary Cahyo Purnomo M.Si. menyampaikan pihaknya sela-sela melakukan evaluasi dan monitoring terhadap pengembangan dan pelestarian hutan mangrove yang ada diwilayah pesisir pantai.

“ Dengan begitu besarnya manfaat yang dihasilkan dari hutan mangrove, Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Perikanan dan Pangan setiap tahun mengadakan program pengembangan dan pemeliharaan “. Kata Hary Cahyo Purnomo.

Hary Cahyo Purnomo menambahkan Hal itu dimaksudkan agar semua habitat dan ekosistem yang ada dilaut dapat terlindungi, akan mengurangi abrasi laut dan juga melindungi swaka marga satwa dikawasan hutan mangrove,

“ bahwa progam progam seperti merupakan progam berkesinambungan artinya berlanjut terus menerus”. Tambahnya. (Nur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here