Para nelayan meminta Menteri Kelautan mundur dari jabatannya

0
1165
Mereka dianggap tidak pecus menjadi Menteri , karena menyengsarakan perekonomian nelayan.

Banyuwangi, IP.News – Ribuan nelayan yang terdiri dari beberapa wilayah pantai Banyuwangi nglurug di Kantor DPRD Kabupaten Banyuwangi , kedatangan ribuan para nelayan ingin menyampaikan aspirasinya yang selama ini kurang mendapat tanggapan dari pemerintah .

Menurut salah satu koordinator demo , persolan nelayan ini sudah pernah disampaikan kepada Pemerintah dengan melayangkan surat melalui DPRD Kabupaten Banyuwangi , namun nampaknya persoalan ini tidak direspon oleh pemerintah , merasa keluhannya tidak mendapat respon maka para nelayan turun jalan untuk menemui wakilnya yang ada di DPRD Kabupaten Banyuwangi, mereka meminta agar para wakil rakyat sebagai penyambung lidah rakyat ikut memperjuangkan hak haknya rakyat yang selama ini telah dikebiri oleh Pemerintah khususnya oleh Menteri Kelautan Susi Puji Astuti

Para orator dalam orasinya mengampaikan agar Menteri Susi mundur dari jabatannya , karena PERMEN SUSI menyengsarakan ekonomi nelayan, SUSI dianggap tidak pecus menjadi Menteri , dan JOKOWI dianggap salah pilih Menteri SUSI .

Dengan adanya UU No 1 tahun 2015 dan PERMEN SUSI tidak berpihak kepada rakyat khususnya nelayan , sehingga dengan adanya UU dan PERMEN SUSI masyarakat nelayan semakin sengsara hidupnya, pendapatan ekonominya menurun dratis , sehingga untuk mencukupi kehidupan sehari hari atau untuk makan sudah kesulitan apalagi untuk membiayai anak anak sekolah, sehingga banyak anak anak yang tidak dapat melanjutkan sekolah karena faktor ekonomi yang semakin hari semakin lesu dan saat ini merupakan yang terpuruk, cetusnya.

Massa pendemo yang memadati halaman Kantor DPRD Kabupaten Banyuwangi , selain mereka berorasi , mereka juga membentangkan beberapa spanduk yang ditulis dikain dan karton , diantara tulisan di spanduk besar adalah PERMEN SUSI MENYENGSARAKAN EKONOMI RAKYAT, selain itu ada juga yang ditulis dikertas karton , yang bertuliskan JOKOWI SALAH PILIH MENTERI SUSI, SUSI MELANGGAR HAM, SUSI TIDAK PECUS JADI MENTERI, DPR BUTA DAN TULI, DPR MAKAN GAJI BUTA, dan masih banyak lagi tulisan tulisan yang dibawa oleh para demonstran.

Setelah para demontran diperboleh memasuki halaman Kantor di DPRD Kabupaten Banyuwangi ol;eh para pertugas kepolisian yang ikut mengamankan jalannya demontransi , akhirnya massa para pendemo situasinya semakin kondusif, karena sebelumnya para demontran kelihatan garang dan emosi menuntut agar para massa pendemo diperbolehkan masuk halaman Kantor DPRD Kabupaten Banyuwangi,
Kemudian dilakukan dialog antara perwakilan demonstran dengan DPRD

Kabupaten Banyuwangi , situasi massa demontran diluar gedung terlihat semakin kondusif, sambil menunggu hasil dialog dari delegasi mereka, para orator secara bergantian menyampaikan aspirasinya sambil meneriakkan yel yel, merdeka , NKRI untuk nelayan harga mati , SUSI mati nelayan munggah kaji, selain itu mereka juga mengumandangkan lagu wajib INDONESIA RAYA , ini merupakan bentuk kecintaan nelayan terhadap bangsa Indonesia .

Melihat delegasi mereka datang bersama Ketua DPRD  Kabupaten Banyuwangi , I MADE . SE. Massa terlihat antosian sekali , mungkin dibenak para demontran bahwa apa yang mejadi keinginan dan harapan atau aspirasi yang mereka sampaikan saat ini mendapatkan dukungan dan respon yang sangat memuaskan bagi nelayan.
Begitu terkejutnya seluruh para demontran begitu mendengar hasil musyawarah itu disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi I MADE … SE ,yang intinya bahwa semua aspirasi para nelayan diperhatikan dan dewan siap membantu para nelayan meskipun itu ranahnya pemerintah pusat.

Mendengar jawaban Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi tidak memuaskan, para demontran secara spontan membubarkan diri ,mereka tidak langsung pulang , tetapi mereka ingin menyampaikan aspirasinya ke Bupati Banyuwangi , sehingga mereka berbondong bondong mendatangi Kantor Bupati Banyuwangi , tetapi hasilnya nihil , akhirnya massa membubarkan diri dan pulang kerumah masing masing. [nur]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here