Pasutri Tewas Mengenaskan di Blitar, Polisi: Istri Kerap Marah dan Telanjang

0
36
Pasutri di Blitar tewas mengenaskan. Istri tewas telanjang sementara suami tergantung di pohon rambutan. (foto ilustrasi).

BLITAR, IP.News – Polisi masih menyelidiki kasus pasangan suami istri yang tewas mengenaskan di Blitar. Hasil penyelidikan sementara, sang istri Siti Alfiah (32) sempat mengalami depresi sehingga kerap marah tanpa sebab.

Bahkan menurut pengakuan keluarga, perempuan asal Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar tersebut sering bertelanjang jika naik pitam.

Kondisi ini yang diduga menjadi pemicu suaminya, Zakaria emosi, hingga akhirnya gantung diri.

Kondisi itu pula yang terjadi pada Alfiah, Jumat kemarin. Dia ditemukan terbujur kaku tidak bernyawa di dalam kamar. Jasadnya dalam kondisi tidak berbusana dan hanya tertutup selembar selimut.

Sedangkan Zakaria (38), suaminya ditemukan tewas tergantung di dahan pohon rambutan di belakang rumah.

“Informasi keluarga, korban (Siti Alfiah) mengalami depresi. Kemungkinan seperti skizofrenia,” ujar Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela, Sabtu (10/7/2021).

Pada bagian dada dan sekitar hidung jasad Siti Alfiah petugas menemukan luka lebam. Jejak luka yang diduga serupa bekas hantaman benda tumpul.

Sementara jasad Zakaria yang tergantung di atas pohon rambutan memperlihatkan ciri sebagaimana korban gantung diri.

“Saat ini kita masih fokus mendalami penyebab kematian korban wanita (Siti Alfiah),” kata Leonard.

Sebelum ditemukan tewas, pasutri Zakaria dan Siti Alfiah diketahui dua tahun bertempat tinggal di Desa Baling Dowo, Kabupaten Sidoarjo.

Saat dinikahi Zakaria, Siti Alfiah berstatus janda satu anak. Informasi yang dihimpun, Zakaria memiliki kebiasaan judi dan berfoya-foya. Hobi tersebut kerap dikeluhkan Siti Alfiah yang menceritakan kepada keluarganya di Blitar.

“Ini (Judi dan foya-foya) menurut keterangan keluarga perempuan (Siti Alfiyah),” ujarnya.

Pasutri Zakaria dan Siti Alfiah baru dua hari berada di rumah orang tua Siti Alfiah di Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Mereka tiba pada hari Rabu (7/7/2021).

Informasinya, kepulangan mereka ke Blitar dalam rangka mencari pengobatan alternatif untuk Siti Alfiah.

Keterangan yang disampaikan pihak keluarga, sebelum ditemukan tewas, keluarga tidak melihat gejala yang mencurigakan. Pada Kamis malam (8/7/2021),

keduanya juga masih terlihat ngobrol bersama. Siti Alfiah ditemukan tewas di dalam kamar dengan pintu terkunci dari luar.

Dalam pemeriksaan petugas menemukan kunci kamar berada di dalam kantung celana yang dikenakan Zakaria.

Menurut Leonard, dalam olah TKP semua benda berharga milik korban berada di tempat. Seiring dengan pemeriksaan saksi, hari ini juga kedua jenazah akan diautopsi. “Saat ini fokus petugas mendalami penyebab kematian korban perempuan (Siti Alfiah),” kata Leonard. (*)

Sumber : iNews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here