Sidoarjo Mahasiswa Tuntut 9 RUU Yang Mencekik Masyarakat di Cabut

0
85
Aksi Demo Di Depan Gedung DPRD Sidoarjo

Sidoarjo, IP. News – Sejumlah ratusan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Umsida, Unusida, Umaha, Unsuri, Alkhoziny, Akper, Aliansi BEM Delta, PMII, HMI, IMM, IMATA, Gusdurian Sidoarjo, ikut serta dalam aksi demo ratusan mahasiswa, Rabu (25/9/2019).

Dari informasi yang dihimpun, sembilan tuntutan itu dilakukan untuk menolak RKUHP, menolak RUU KPK, mendukung disahkan RUU PKS, menuntut pemerintah untuk menyelesaikan masalah kebakaran KARHUTLA, menolak RUU Pertanahan, menolak RUU Ketenagakerjaan, mendorong pemerintah agar mengembalikan Dwi Fungsi aparat tidak masuk wilayah sipil, menuntut menghentikan penangkapan dan diskriminasi aktivis, dan mendorong pemerintah berdialog dengan rakyat Papua.

H. Usman perwakilan DPRD Sidoarjo menyampaikan, para mahasiswa dalam gabungan solidaritas masyarakat sidoarjo (Somasi), yang berjalan dengan aman, lancar, kondusif dalam orasinya, sehingga apa yang menjadi aspirasi dan tuntutannya berjalan dengan baik.

“Kami dari DPRD Sidoarjo menerima dan menampung semua aspirasi dan tuntutan para mahasiswa untuk kami tindak lanjuti ke DPR pusat”, ujarnya.

Menurutnya, semua yang menjadi tuntutan tersebut adalah kewenangan dari DPR RI, pasalnya kami di daerah hanya sebatas menampung dan menyampaikan ke pusat.

H. Usman menegaskan, pihaknya hanya menyampaikan bahwa ini adalah suara rakyat yang berada dibawah, dan minta tolong untuk dikaji ulang.

Muhammad Faishal Azami, koordinator aksi saat dimintai keterangan oleh awak media mengatakan, pertama bahwa kita menuntut kepada Presiden untuk mengeluarkan Perpu pembatalan RUU KPK, kedua RUU KUHP yang mencekik dan menjerat masyarakat yang seharusnya menjadi problem pribadi menjadi problem publik seperti UU korban seksual, ketiga adalah RUU pertanahan yang menguntungkan investor.

Pihaknya berharap, mahasiswa yang tergabung dalam Somasi sangat mengecam bahwa hal ini jangan terjadi di Indonesia. (az)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here