Ada Indikasi Pungli Pada PTSL di Desa Banaran

0
1636
Yasin, Ketua PTSL Desa Banaran.

Nganjuk, IP.News – Program nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang seharusnya ditujukan untuk memudahkan warga mengurus sertifikat tanah, justru menjadi lahan pungutan liar (pungli) bagi segelintir oknum. Seperti yang terjadi di Desa Banaran Kecamatan Pace Kabupaten nganjuk

Dari data yang di peroleh dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nganjuk, Desa Banaran sebagai salah satu penerima program PTSL tersebut.

Menurut salah satu warga berinisial R mengatakan di desanya Kurang lebih 900 bidang tanah milik warga menjadi sasarannya.

Kades Banaran, Ali M menjelaskan setelah ditetapkan yang di pimpinnya ada kepastian mendapat jatah PTSL, warga Desa Banaran pun membentuk panitia PTSL tersebut. Terpilihlah ketua panitia bernama Yasin.

Setelah terbentuk panitia, melakukan sosialisasi kepada para penerima program PTSL terkait biaya yang harus dibayar, yaitu sebesar Rp 550 ribu pet bidang tanah.

” Panitia sepakat membuat pungutan Rp 550 ribu per bidang tanah dengan alasan untuk biaya materai dan patok tanah,” kata yasin saat dijumpai media

Padahal menurut Kapolres Nganjuk, AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta, S.Ik. MM pada Januari 2017 silam, mengatakan program ( PTSL) seharusnya gratis, setiap penerima hanya di minta membeli meterai dan patok tanah yang memang tak dianggarkan oleh pemerintah,

“ Di sinilah Kades Banaran. Ali M di duga menyalah gunakan wewenangnya, ia juga di duga berniat cari ke untungan pribadi dengan meminta dari 900 penerima program PTSL di desanya untuk membayar sebrsar Rp. 550 ribu perbidang tanah, biaya tersebut di luar batas kewajaran “ Kata R warga setempat yang tidak mau di sebut namanya tersebut.

“ Bahkan setelah di ditelusuri, Kades Banaran ternyata di duga bersekongkol dengan panitia PTSL untuk meraup keuntungan pribadi ,mereka membagi dana yang telah dikumpulkan dari 900 penerima program tersebut untuk menikmati sendiri “. pungkas R,

Sementara itu Kades Banaran Ali M saat akan di konfirmasi perihal permasalahan tersebut tidak ada di kantornya. (saiful)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here