Diduga Palsukan Dokumen Tanah Kades Sekaran Dilaporkan ke Polres Nganjuk

0
1659
Sujarwo, Kepala Desa Sekaran ,Kecamatan Loceret ,Kabupaten Nganjuk,

Nganjuk, IP.News – Di duga telah melakukan pemalsuan dokumen sertifikat tanah. Sehingga muncul 2 sertifikat pada satu obyek, yang merugikan salah satu pihak.

Adalah Sujarwo, Kepala Desa Sekaran ,Kecamatan Loceret ,Kabupaten Nganjuk, dilaporkan ke polres nganjuk oleh Firman Adi seorang pengacara, karena diduga telah melakukan pemalsuan dokumen pertanahan yang berakibat doble sertifikat tanah dalam satu objek.

Firman Adi, mengatakan dalam temuannya tahun 2014 lalu telah terjadi jual beli sebidang tanah dengan luas 550 meter persegi, yang terletak di Desa Sekaran Kecamatan Loceret, antara Setiyono sebagai ahli waris dari almarhum Sodiq, pemilik SHM nomor 273, dengan pembeli mariyono warga setempat.

Jual beli tanah yang seharusnya melalui PPAT, tetapi oleh Sujarwo, Kades Sekaran, dipotong kompas dengan cara dibuatkan dokumen baru yang seolah olah asli dengan cara, jual beli tersebut ditarik mundur.

“Sehingga seakan akan jual beli dilakukan antara Mariyono dengan alamarhun Sodiq, dengan cara memalsukan KTP Mariyono,” jelas Firman Adi.

Akibat dari perbuatan Sujarwo, akirnya muncul 2 sertifikat dalam satu objek tanah. Selain sertifikat tanah nomor 273 atas nama Sodik tahun 1985, dan saat ini muncul lagi sertifikat baru dengan nomor 00805 atas nama Mariono tahun 2018.

Akibat perbuatan Sujarwo, dapat merugikan negara karena prisesnya diluar PPAT dan meresahkan orang lain. Untuk itu, pelapor berharap, polisi dapat bertindak tegas, memproses sesuai hukum yang berlaku. (Saiful)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here