Hj Siti Mu’awana : Kami Berikan Bukti Bukan Janji, Mari Kita Lanjutkan Membangun Desa Banjarsari.

0
1285

Malang, IP.News – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) gelombang ketiga bakal di gelar serentak di Kabupaten Malang Jatim yang diikuti 268 Desa pada hari Minggu 30 Juni 2019 mendatang.

Diantaranya Penyampaian visi-misi oleh Calon Kades Banjarsari , Kecamatan Ngajum Kabupaten malang berlangsung di Pendopo Balai Desa setempat, selasa (25/06/ 19)

Acara tersebut dihadiri oleh tokoh agama, pemuda dan masyarakat desa, aparat keamanan dari TNI, Polri, linmas, perwakilan dari Kecamatan, suluruh anggota BPD, perangkat Desa, yang dilaksanan bagian kegiatan Pilkades.

Hj. Siti Mu’awana salah satu calon Kepala Desa Banjarsari incumbent menyampaikan visi diantaranya ” Terwujudnya masyarakat desa Banjarsari yang agamis, santun, bermartabat, sehat, damai, maju dan mandiri .

Sedangkan Misinya adalah Mewujudkan dan meningkatkan tata kelolah pemerintah desa dengan baik, meningkatkan kesejateraan masyarakat dengan Bumdes, di bidang pertanian ,pendidikan, kesehatan juga Mengedepankan Musyawarah dan pemberdayaan warga kami selalu menerima kritik dan saran yang bersifat membangun, Kami memberikan Bukti Bukan Janji Mari kita Lanjutkan Membangun Desa Kita Tercinta.

Siti Mu’awana sebagai Calon kades incumbent mengatakan Klakrifikasi tentang beberapa pembangunan saat ia menjabat kades diataranya belum terjadinya pembangunan pendopo balai desa bahwasanya untuk poin yang jadi materi laporan seperti halnya masalah pendopo balai Desa Banjarsari yang sampai sekarang belum diperbaiki, itu ada beberapa alasan yang perlu diketahui masyarakat Banjarsari.

Diantaranya sebagai berikut adanya surat dari Panitia Pemilihan Kepala Desa Banjarsari tertanggal 4 April 2019 tertanda tangan Fadilah Zam Zam yang meminta agar Kepala Desa menunda rencana pembongkaran atau perbaikan pendopo balai desa dikarenakan masih diperlukan atau mau difungsikan atau dipakai kegiatan Pilkades tahun ini 2019 dan anggaranya masuk silpa dan di kas desa dan untuk neon box yang sudah di anggarkan di karenakan tidak mencukupi dengan anggaran perecanaan perbedaan jauh di anggarkan 3,5 juta sedangkan harganya 9 jutaan maka anggaranya di kembalikan pada kas desa ,anggaran tahun berikutnya ini ada buku tabungan kas desa silahkan di lihat.

” kami berharap pelaksanaan pilkades di desa kami berjalan lancar ,aman dan damai “. ungkap Siti Mu’awana singkat. (ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here