Kades Tangsil Wetan Hentikan Pelaksanaan Vaksinasi Massal

0
1079
Suasana pembubaran pelaksanaan vaksinasi massal di Desa Tangsil Wetan

Bondowoso, IP.News – Pelaksanaan vaksinasi di Desa Tangsil wetan kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso menuai masalah. Antusias masyarakat untuk mendapatkan jatah vaksin yang dilaksanakan di Kantor Desa Tangsil Wetan pada Kamis 21/10 2021 dinodai oleh sikap arogan Kepala Desa Tangsil Wetan M. Fausi Rahman yang menghentikan paksa secara sepihak kegiatan vaksinasi tersebut.

Dengan adanya sikap arogan yang dilakukan kades M. Fausi Rahman, banyak warga yang sudah mengantri dari pagi hari akhirnya kecewa dan karena tidak mendapatkan jatah vaksin yang seharusnya menjadi hak mereka.

Dari info yang dihimpun IP News dari beberapa warga dilokasi kegiatan, penghentian kegiatan faksinasi itu berawal dari adanya kejadian salah satu warga tiba – tiba pingsan tidak lama setelah mendapat suntikan vaksin oleh petugas. Kepala Desa yang awalnya tidak ada dilokasi, tiba – tiba datang dan menghentikan kegiatan pemberian vaksin tersebut dengan alasan membela warganya.

Feni Sabdaniyah. Amd.Keb bidan Desa Tangsil Wetan yang juga menjadi petugas vaksinator menjelaskan kalau kejadian pingsannya salah satu warga itu ditengarai karena warga tersebut kelelahan dan belum sarapan. ” Padahal saya sudah berulang – ulang mengingatkan masyarakat yang akan melakukan vaksin diharapkan untuk sarapan dulu “. Jelasnya kepada IP News.

Budi Febriono. S.Kep. selaku Mantri Desa dan sebagai Pokja Penanganan Covid-19 Desa Tangsil Wetan sangat menyayangkan sikap arogan Kades M. Fausi Rahman tersebut.

Menurutnya kejadian itu seharusnya tidak menjadikan penghalang untuk kegiatan vaksinasi, karena semua kegiatan vaksinasi yang dilakukan pihaknya sudah melalui prosedur karena kegiatan pemberian vaksin ini merupakan cara untuk percepatan kita semua guna terbebas dari pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia.

” Saya sangat kecewa dengan sikap Kades, yang seolah olah menyalahlan petugas vaksinasi atas kejadian tersebut “. Tandas Budi.

Ia menambahkan dengan adanya kejadian ini pihaknya belum memutuskan langkah – langkah kedepan, padahal antusias masyarakat terhadap program vaksin mulai meningkat.

Sebagai informasi kalau sampai saat ini Kecamatan Wonosari masih 37% jangkauan vaksin yang sudah dilaksanakan.

Sementara itu Kepala Desa Tangsil wetan tidak bisa dihubungi pasca kejadian tersebut.

Dari pantauan IP News, meski mendapat protes dari Kades dan kegiatan vaksinasi sempat terhenti, atas desakan dan antusias masyarakat akhirnya pemberian vaksin dilanjutkan lagi meski tidak ada satupun perangkat desa yang mengawal kegiatan tersebut dan kegiatan itupun dihentikan oleh petugas, meskipun dosis vaksin masih tersisa. (Arif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here