Pangkas BPNT, Kades Sraten Beri Sosialisasi Pada Ratusan Warganya

0
865
Ratusan warga Desa Sraten berkumpul di Kantor Desa setempat terkait pengurangan BPNT dari Pemerintah Pusat.

Banyuwangi, IP.News – Pengurangan Penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Sraten Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi membuat kecewa para penerima bantuan yang di pangkas begitu saja oleh Pemerintah Pusat.

Atas pengurangan nama-nama penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari pemerintah pusat di Desanya, Kepala Desa Sraten Drs. H. A. Rahman Mulyadi segera bertindak sigap untuk mengundang hadirkan warganya di Kantor Balai Desa Sraten biar tidak ada polemik yang berkepanjangan di Desa Sraten yang bisa menimbulkan Desanya tidak kondusif.

Setelah di konfirmasi via telpon, Kades Sraten menyampaikan bahwa kedatangan ratusan warganya di Balai Desa atas undangan resmi dari Kepala Desa Sraten bukan beramai-ramai akan tetapi atas inisiatif sendiri-sendiri.

Kades Sraten berkeinginan memberikan sosialisasi dan penjelasan kepada warganya yang selama ini mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bahwa pencoretan nama-nama orang yang sekarang ini tidak mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai adalah berdasarkan data yang diterima dari Pemerintah Pusat, bukan data dari desanya.

“ Data penerima Bantuan Pangan Non Tunai(BPNT) warga Desa Sraten sebelumnya berjumlah 681 orang sekarang tinggal 541 orang, sehingga ada pencoretan nama-nama penerima Bantuan Pangan Non Tunai 140 orang yang sekarang tidak mendapatkan BPNT “ . Jelas Drs. H. A. Rahman Mulyadi.

Lebih lanjut Drs. H. A. Rahman Mulyadi mengatakan Pengurangan data nama-nama penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berdasarkan Data Induk Pusat yang dulu BDT(Basis Data Terpadu) yang sekarang berubah menjadi DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang menurut Basis Data Terpadu (BDT) ada indikasi anomali nama-nama penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“ Ada salah satu warga desa Sraten yang bernama Yus Hartanti yang kemarin mendapat Bantuan Pangan Non Tunai sekarang tidak mendapatkan, karena warga ini juga mendapatkan bantuan dari PKH dan BPNT,setelah dijelaskan kok tidak mendapatkan bantuan karena dobel Yus Hartanti bisa menerimanya “. Katanya.

Menanggapi pencoretan 140 orang warga desanya, Kades Desa Sraten segera menyampaikan masalah ini kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banyuwangi, dan juga kepada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banyuwangi (DPRD) Inayanti Kusumasari, S. E agar masalah ini di bahas di DPRD Kabupaten Banyuwangi. (irawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here