Sepi Tangkap Ikan Lemuru, Para Nelayan Muncar Menjerit

0
1632

Banyuwangi, IP.News – Ribuan nelayan muncar Kecamatan muncar ,beberapa tahun belakang ini penghasilannya turun dratis.

Pasalnya ikan lemuru yang menjadi andalan nelayan Muncar sudah sejak tahun 2010 tidak pernah ada,tidak pernah dapat ditangkap.

Hal itu menyebabkan para nelayan memilih kerja lain, seperti kerja kuli,ada yang merantau keluar daerah dan berdagang.

Sehingga menyebabkan ribuan perahu hanya bersandar dipinggir pantai mereka menyandarkan perahunya sambil menunggu situasi dan kondisi

Ketua HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia ) H HASAN BASRI .saat dikonfirmasi mengatakan sejak tahun 2010 tidak begitu banyak ikan , khususnya ikan Lemuru yang menjadi nelayan Muncar.

Sehingga pabrik pabrik yang ada diMuncar mengolah ikan dari luar daerah dan bahkan harus mengimpor dari luar negeri.

Karena ikan sepi menyebabkan banyak nelayan yang tidak melaut, mereka memilih kerja lain. Untuk mencukupi keluarganya.

Dari total 1379 perahu yang ada di Muncar ,200 diantaranya adalah perahu slerek ,sisanya perahu biasa.

Untuk perahu slerek sekali berangkat melaut membutuhkan biaya kurang lebih Rp 7,5juta dengan ABK sebanyak 50 orang,

Karena mahalnya biaya operasional yang harus tanggung oleh pemilik perahu. banyak pemilik perahu slerek yang tidak mengoperasikan perahunya. (nur)

Jika satu perahu slerek membutuhkan 50 ABK orang maka 200 perahu tenaga ABK sebanyak 10.000.orang, dapat kita bayangkan ,mas…mereka semua menjadi tulang punggung keluarga,yang harus menghidupi keluarganya.

Untuk menyambung hidup , para ibu ibu mencari kerang ,karena kita mengharapkan ikan dari laut ,saat ini yang ada hanya ikan tongkol dan ikan layang,itu tidak seberapa, cetusnya.

Abidin petugas lapangan saat ditemui menuturkan ,memang benar adanya apa yang di oleh sampaikan oleh Ketua HNSI ,H Hasan Basri itu,

Sudah hampir 8 tahun ini di Muncar sepi ikan , beberapa faktor adalah karena ikan memang tidak ada, faktor lain karena banyak nelayan yang tidak melaut, jika toh ada hanya sedikit sekali ,sekitar 20 % . Saja.(nur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here