Polresta Sidoarjo Tangkap Seorang Pengedar Narkoba

0
2002
RB ( 42 th) warga Desa Bungurasih Kec. Waru Kab. Sidoarjo

Sidoarjo, IP.News – Kasat narkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto beserta anggota unit Idik 1 Polres Sidoarjo hari kamis tanggal 19 Januari 2017 pukul 18.30 Wib silam telah berhasil menangkap  seorang pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu dgn barang bukti yang di bawanya berupa paket sabu seberat kurang lebih 4,17 gram.

RB ( 42 th) warga desa bungurasih Kec. Waru kab. Sidoarjo di tangkap saat sedang duduk sambil nonton tv d ruang tamu kos RB. Kemudian anggota narkoba Polres Sidoarjo melakukan penggrebekan dan di temukan barang bukti berupa sabu serta 1 buah HP polytron warna putih.

Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo menjelaskan asal mula penangkapan tersebut dilakukan setelah anggota unit Narkoba Polres Sidoarjo mendapat info dari masyarakat bahwa d tempat kos Ds. Bungurasih barat 140 RT..4 – RW.2 Kecamatan. Waru Kabupaten. Sidoarjo tersangka RB  sebagai pengedar dan pengguna narkoba jenis sabu lalu dilakukan penyelidikan dan ternyata benar, kemudian di pimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Sidoarjo melaksanakan penangkapan terhadap RB yang pada saat itu tersangka RB sedang duduk sambil menonton tv di ruang tamu dalam kos, lalu dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa sabu.

Menurut pengakuan RB bahwa barang berupa sabu tersebut didapatkan tsk dari KH dengan harga 1 gram sabu sebesar Rp. 1.100.000,- kemudian sabu tersebut dijual kembali oleh RB dengan harga 1 poket sebesar Rp. 300.000,- dan dr pengakuan RB bahwa sabu yg didapatkan dari KH berasal dari AD. Kemudian anggota narkoba melakukan pencarian terhadap KH dan AD namun belum ditemukan (DPO).

Terhadap tersangka RB di jerat pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 th 2009 tentang narkotika Pasal 114 ayat (1) : ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara singkat 5 tahun paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit 1Miliar rupiah dan paling banyak 10 Miliar rupiah, Pasal 112 ayat (1) : Ancaman  hukuman pidana penjara plg singkat 4 th dan paling lama 12 th dan denda paling sedikit 800 juta rupiah dan paling banyak 8 Miliar rupiah. (bm)

Sumber : tribratanews sda

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here