Warga Medaeng Lakukan Aksi Demo Terkait Penyalahgunaan TKD, Perangkat Desa dan Pendirian Tower

0
1258

Sidoarjo, IP.News – Warga Medaeng Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo yang mengatasnamakan “GERAM” (Gerakan Rakyat Medaeng) telah mengadakan aksi Demo di balai desa setempat Senin (12 Agustus 2019),  aksi tersebut Terkait Penyalahgunaan TKD, Perangkat Desa dan Pendirian Tower yang berada dekat SDN 2 Medaeng.

Aksi damai dengan koordinator lapangan Soelaji ini mengikut sertakan 100 orang pendemo, adapun perlengkapan demo meliputi 1 Unit Mobil Komando dan Pengeras Suara, Selebaran yg berisikan Tuntutan dan Spanduk.

Untuk menjaga jalannya aksi demo tersebut telah disiagakan satu peleton polisi dari Polresta Sidoarjo dan Polsek Waru dengan komando Kapolsek Waru Kompol. Saibani, SH, Koramil Waru dengan komando Peltu.Haris dan satu regu Satpol PP Kecamatan Waru dengan pengendali ikhsan Akhmadi

Adapun Kronologi aksi demo Pada Pukul. 09.00 Wib Massa Berkumpul di Balai RW. 3 Jalan Diponegoro Medaeng selanjutnya berjalan menuju route Jalan Letjen Sutoyo – Jalan. Yos Sudarso – Jalan Panglima Sudirman dan Jalan A. Yani dan Pada Pukul. 10.00 Wib Aksi Demo tiba di Balai Desa Medaeng untuk melaksanakan Orasi

Guna menyikapi aksi demo tersebut Pada Pukul. 10.30 Wib Perwakilan Demo di terima oleh Kepala Desa, BPD dan Perangkat Desa Medaeng dan Pada Pukul. 11.00 Wib dilaksanakan Mediasi terkait tuntutan Aksi Demo Terdiri dari : Kapolsek Waru Sidoarjo, Kepala Desa Medaeng, Babinsa Waru, Babinkamtibmas, Ketua BPD Desa Medaeng, Tokoh Masyarakat dan Perwakilan Pendemo

Pada Pukul. 12.25 Wib Mediasi Selesai telah menghasilkan kesepakata Meminta kejelasan tentang pembangunan proyek pasar Grand Medaeng yang mangkrak dan meminta kejelasan kompensasi pembangunan tower yang ada di desa medaeng. Apakah sudah disalurkan ke pihak yang seharusnya memperoleh kompensasi. Meminta kejelasan tentang BPD Desa Medaeng yang mana adanya KKN dalam menduduki di Pemerintahan Desa Medaeng, Dalam penggunaan dana desa dan proses pembangunan desa agar di sosialisasikan serta adanya transaran dengan seluruh warga Medaeng.

Dengan adanya tuntutan para pedemo. Kades Medaeng, Abdul Zuri menjelaskan Tentang pembangunan Pasar telah disalurkan ke pihak yang berhak menerima dan yang belum menerima serta diadakan audit oleh BPD. Atas sengketa pembangunan pasar telah berproses jalur hukum. Setiap rencana pembngunan Desa sudah melalui proses perencanaan dari bawah. Dan pembangunan desa selalu dilaksanakan secara skala prioritas yang dibutuhkan warga medaeng, Tentang dana desa yang diterima oleh desa medaeng sudah ada aturan dan pos-pos peruntukannya serta pemakaian dana desa adalah sistim online sehingga selalu terpantau oleh pemerintah Kecamatan waru Kabupaten Sidoarjo Propinsi Jawa Timur sampai pusat di Jakarta. Setiap pemakian dana desa selalu dikoordinakasikan dengan BPD

“ Tentang pembangunan tower sampai saat ini dana kompemsasi dari PT. Tower Bersama Grop madih ada di bank dan belum dicairkan. Untuk pembagian dana kompensasi direncanakan dibagikan sesuai hasil rapat dengan BPD yang intinya akan disalurkan guna pembangunan desa berupa bantuan ke musholla, jalan pavingan dan dana tersebut tidak tersalur ke perorangan warga karena tanah yang dibangun tower adalah tanah TKD “. Jelas Abdul Zuri .(Idin/cak bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here