Hari Ibu: Perjuangan dan Keteladanan Ibu Indonesia
Setiap tanggal 22 Desember, bangsa Indonesia merayakan Hari Ibu. Tanggal...
Bebas Aktif yang Diuji : ( Konsistensi Prinsip Indonesia dalam Tekanan Politik Global )
Politik luar negeri bebas dan aktif merupakan salah satu identitas paling mendasar...
Papua Setelah Korowai: Negara Harus Berhenti Reaktif, Mulai Menang Secara Strategis
Penembakan pesawat perintis Smart Air di Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel,...
Pembentukan Panitia Penjaringan dan Penyaringan Kadus Desa Sraten Banyuwangi tidak Transparan
Banyuwangi.IP.News - Musyawarah pembentukan Panitia Penjaringan dan Penyaringan Kepala Dusun di Desa...
Pembongkaran Tiang Monorel: Simbol Kegagalan Pembangunan dan Tanggung Jawab Hukum atas Kerugian Negara
Pembongkaran tiang-tiang monorel yang selama bertahun-tahun berdiri mangkrak di ruang publik ibu...
KETIKA DISKRESI DIPIDANAKAN SALAH TAFSIR KERUGIAN KEUANGAN NEGARA DALAM KEBIJAKAN PEMBAGIAN KUOTA HAJI
Dalam negara hukum demokratis (Pasal 1 ayat (2) dan (3) UUD 1945),...
Kegagalan Tata Kelola Hukum Internasional dan Mandeknya Otoritas PBB
Pendahuluan
Aneksasi wilayah Palestina oleh Israel—khususnya Yerusalem...
Meninggalnya Peserta dalam Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Rekrutmen Calon Manajer Koperasi Merah Putih...
Peristiwa meninggalnya 4 peserta dalam kegiatan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) pada proses rekrutmen calon manajer Koperasi Merah Putih menimbulkan persoalan serius dari perspektif hukum administrasi negara, hukum ketenagakerjaan, HAM, hingga tanggung jawab negara.
Persoalan pokoknya bukan hanya pada adanya korban jiwa, tetapi juga mengenai legitimasi penggunaan pola-pola militeristik dalam proses rekrutmen jabatan sipil koperasi
I. Persoalan Fundamental: Mengapa Rekrutmen Sipil Menggunakan Pola Militer?
KAJIAN HUKUM AKADEMIK
Dugaan Penyitaan Barang Bukti dan Kemungkinan Penerapan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Hasil Pe ngungkapan oLeh KORTASPIDKOR MABES POLRI dgn ditetapkan Tersangka...
IASPER Holding ICBEES 2026 in Bangkok
The organizing committee of the 4th International Conference on Business, Education, Engineering and Sciences (ICBEES 2026) has officially announced its much-anticipated conference programme and paper presentation schedule, marking a significant milestone in the lead-up to this prestigious international event. Scheduled for July 1?3, 2026, at the Rembrandt Hotel in Bangkok, Thailand, the conference is set to convene academics, researchers, and professionals from across the globe under the unifying spirit of interdisciplinary collaboration.
Designed as a dynamic platform for knowledge exchange, ICBEES 2026 highlights the importance of bridging disciplines to address complex global challenges. The detailed programme reflects a carefully structured...

















