
Lumajang, IP. News, Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Ikatan Wartawan Lumajang ( IWL) menggelar giat Bakti sosial bagi sembako dan menyantuni anak Yatim Piatu dengan tema ” Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”bertempat di Pendopo Suhanto, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Sabtu (14/2/2026).
Turut hadir pada acara tersebut Perwakilan Bupati Lumajang, Perwakilan Kodim 0821 Lumajang, Humas Polres Lumajang, Dinas Komunikasi dan Informatika Lumajang, PKDI, LSM, dan Komunitas Jurnalis Lumajang.
Ketua Ikatan Wartawan Lumajang ( IWL), Nizar Zulmi menyampaikan peringatan Hari Pers bukan sekedar seremoni tahunan saja melainkan momentum refleksi bagi insan pers untuk menjaga profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik setiap hari, sehinggah kinerja Pers memberikan dampak positif dari berbagai pihak baik pemerintahan maupun kepada masyarakat.
Pers harus tetap berdiri diatas kebenaran dan menjadi penyeimbang di tengah dinamika pembangunan. Dengan Pers yang sehat kita bisa mendorong ekonomi yang berdaulat dan memperkuat bangsa, Ujarnya.
Selain menjadi ajang silahturahmi antara insan pers dan para pemangku kepentingan, kegiatan ini juga di isi dengan aksi sosial dengan pembagian sembako kepada 30 anak yatim piatu dan 70 kaum duafa yang ada di Lumajang, kegiatan ini merupakan aksi nyata IWL peduli sosial kepada pemerintah dalam meringankan beban masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Mustaqim, menegaskan bahwa kualitas pembangunan daerah sangat dipengaruhi oleh kualitas informasi publik. Informasi yang akurat, berbasis data, serta disajikan secara berimbang menjadi landasan penting dalam membangun pemahaman bersama antara pemerintah dan masyarakat.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah dan insan pers memiliki peran strategis dalam memperluas literasi publik. Pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membantu menyederhanakan isu-isu teknis agar mudah dipahami, sekaligus menghadirkan perspektif yang konstruktif terhadap dinamika pembangunan.
Dengan memberikan pemberitaan yang sehat, nyaman di baca serta mampu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah, Pungkasnya.
Sebagai penutup rangkaian acara di lakukan pemotongan tumpeng dan dilanjutkan makan bersama seluruh tamu undangan sebagai bukti kebersamaan.(N)
—
Kirim dari Fast Notepad














