Sumpah Pemuda, Sejarah 28 Oktober 1928

0
42


Sumpah Pemuda merupakan tonggak penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Peristiwa ini terjadi pada 28 Oktober 1928 dalam penutupan Kongres Pemuda II di Batavia (sekarang Jakarta).

Pada kongres tersebut, para pemuda dari berbagai daerah dan organisasi menyatakan tekad untuk bersatu demi kemerdekaan Indonesia. Mereka mengikrarkan tiga butir Sumpah Pemuda:
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, Tanah Air Indonesia.

Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Peristiwa ini menjadi simbol persatuan bangsa yang melampaui perbedaan suku, agama, dan daerah. Semangat persatuan tersebut kemudian menjadi salah satu landasan penting dalam perjuangan menuju Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Pada kongres itu pula, lagu Indonesia Raya ciptaan Wage Rudolf Supratman diperdengarkan untuk pertama kalinya dengan alunan biola.

Hingga kini, 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda, untuk mengingatkan seluruh rakyat Indonesia akan pentingnya persatuan, semangat kebangsaan, dan cinta tanah air.

Melalui kongres kebudayaan Nusantara ini. Sejarah Besar akan terulang lagi.
Kebangkitan kebudayaan Nusantara.
Kembalinya Jatidiri Bangsa indonsia.
Dengan semangat Merah putih.
SANGKAN PARANiNG DUMADI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here