Bupati Gus Muhdlor Raih Penghargaan Pembina Terbaik Penerapan Cara Budidaya Ikan yang Baik

0
167

Sidoarjo, IP.News – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan penghargaan kepada Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali kategori pembina terbaik penerapan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Apresiasi ini diberikan pada peringatan Hari Nusantara ke-24 Tahun 2023 yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemprov di Taman Hiburan Pantai Kenjeran, Surabaya, Senin (11/12/2023). Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Pj. Sekda Sidoarjo Andjar Surjadianto yang mewakili Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor.

Gubernur Khofifah berharap upaya ini mampu menjadi pelecut semangat untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan sektor kelautan dan perikanan.

“Semoga pertemuan ini bisa membangun semangat kita untuk terus tumbuh dan melaju. Serta semoga kesejahteraan nelayan, petambak, dan pembudidaya bisa terus meningkat,” ucapnya.

Selain Kabupaten Sidoarjo, beberapa kepala daerah di Provinsi Jawa Timur juga mendapatkam apresiasi. Diantaranya, kategori Pembina Terbaik Pemberdayaan Nelayan diberikan kepada Wali Kota Surabaya. Pembina Terbaik Kelembagaan Kelompok Usaha Bersama (KUB) diberikan pada Bupati Trenggalek.

Serta Pembina Terbaik Penerapan Taat Berijin berhasil diraih Bupati Pamekasan. Kemudian kategori Pembina Terbaik Pengembangan Budidaya Lele Sistem Sirkulasi diraih Bupati Kediri. Serta Pembina Terbaik Penerapan Cara Pembenihan Ikan Yang Baik di Provinsi Jawa Timur diberikan pada Bupati Ngawi.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali ditempat terpisah mengatakan, sektor kelautan dan perikanan juga ikut berperan dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Ketersediaan ketahanan pangan pada aneka produk ikan yang dihasilkan menjadi asupan pangan utama guna menyiapkan generasi unggul 2045,” katanya.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo Tjarda, mengatakan penghargaan ini tidak terlepas dari sumbangsih dan peran serta beberapa stakeholder terkait antara lain pembudidaya air tawar maupun air payau yang sadar dan paham dalam penerapan CBIB.

“Pihak ATINA Sidoarjo melalui kegiatan sekolah lapang dalam mensosialisasikan arti pentingnya ber-CBIB dan penyuluh perikanan Kabupaten Sidoarjo yang turut serta membantu pembudidaya selama ini dalam pembinaan dan pendampingan dalam meraih sertifikasi CBIB, sehingga hasil budidaya kab. Sidoarjo dapat lebih optimal dan pembudidaya sejahtera,” katanya. (Met/Bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here